Raudhatul Muhibbin, Taman Orang-orang yang Jatuh Cinta  | RBI

Rabu, 13 Desember 2017 Site Map cart RBI

 

Beranda > Sinopsis

Raudhatul Muhibbin, Taman Orang-orang yang Jatuh Cinta  | RBI

Harga:

Rp 115,000

Discount: 20%

Rp: 92,000

Anda Hemat:

Rp 23,000

 

Raudhatul Muhibbin, Taman Orang-orang yang Jatuh Cinta

oleh Ibnu Qayyim al-Jauziyyah

Memahami makna, hakikat, dan tingkatan-tingkatan cinta menurut ajaran Islam, sebagai jalan penyucian jiwa dan penyelamat dari hawa nafsu, untuk menggapai ridha dan cinta Allah s.w.t. serta meraih kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat. Manusia diciptakan memiliki hati sehingga bisa mencintai. Namun, pada saat yang sama, ia juga tak bisa lepas dari hawa nafsu. Hampir mustahil bagi manusia untuk membebaskan diri sepenuhnya dari hawa nafsu.

Oleh karena itu, Allah s.w.t. melengkapi hati dengan fitrah (potensi untuk mengenal-Nya) agar manusia tidak dikendalikan hawa nafsu. Dengan fitrah, selain bisa mengenal Allah, manusia dapat menjalankan perintah-Nya, dan menjauhi larangan-Nya.

Buku ini berbicara tentang cinta sebagai sesuatu yang fitri dalam diri manusia. Cinta tak mungkin disembunyikan, tapi harus diungkapkan. Cinta kepada harta tak mungkin dikekang, tetapi mesti diungkapkan melalui usaha dan kerja yang halal. Cinta kepada kekuasaan juga tak mungkin dihilangkan, namun mesti diungkapkan melalui sikap adil. Cinta kepada lawan jenis pun tak bisa dikesampingkan, tetapi harus diungkapkan melalui pernikahan yang halal. Buku ini menunjukkan bagaimana cara mengungkapkan cinta dan mengendalikan hawa nafsu dengan fitrah sesuai petunjuk-Nya. Sehingga, cinta itu tidak berubah menjadi cinta terlarang, dan akan membawa manusia kepada puncak cinta tertinggi, yaitu cinta Allah dan Rasul-Nya.

-----------------------------------------

Ibnul Qayyim al-Jauziyyah (691 H/1292 M – 751 H/1349 M) Cendekiawan Muslim ini lahir di Damaskus pada tahun 691 H. Terkenal sebagai seorang reformis pemikiran Islam. Murid utama Ibnu Taimiyah ini menguasai beragam bidang ilmu, mulai dari fikih, tafsir, hadis, akhlak, hingga filsafat, kimia, dan astronomi. Sebagian besar karyanya berbicara tentang akhlak, moral, dan penyucian jiwa. Karena itulah, ulama ini sering disebut sebagai "spesialis penyakit hati (the scholar of the heart)." Meski oleh sebagian kalangan ia dipandang sebagai kritikus tasawuf, namun sikap kritisnya itu semata ditujukan kepada ajaran dan praktik tasawuf yang menyimpang dari ajaran al-Qur`an dan sunnah Nabi. Wafat pada tahun 751 H di Damaskus, dan meninggalkan banyak warisan intelektual berupa buku dan tulisan yang hingga saat ini ikut mewarnai arus pemikiran keagamaan di dunia Islam.

ISBN: 978-979-130-355-2

Dimensi: 15.5 x 23.0 cm

Sampul: Soft Cover

Penerbit: Qisthi Press

Share |

Komentar Anda..

DISCOUNT BUKU 30%? Klik di sini

Buku-buku lainnya...

Meniti di Atas Kabut (Sandiwara Langit 2) | RBI

Meniti di Atas Kabut (Sandiwara Langit 2)

Abu Umar Basyier

Rp 44,000   Rp 35,200

Menikahlah, Engkau Menjadi Kaya | RBI

Menikahlah, Engkau Menjadi Kaya

A. Mudjab Mahalli

Rp 75,000   Rp 60,000

Menikah, Memuliakan Sunnah | RBI

Menikah, Memuliakan Sunnah

Mohammad Fauzil Adhim, Dkk.

Rp 32,000   Rp 25,600

Mengisi Hati di Lorong Kehidupan 2 | RBI

Mengisi Hati di Lorong Kehidupan 2

Ibnu Basyar

Rp 45,000   Rp 36,000

Menghidupkan Sunnah-Sunnah yang Terlupakan | RBI

Menghidupkan Sunnah-Sunnah yang Terlupakan

Haifa binti Abdullah ar-Rasyid

Rp 50,000   Rp 40,000

Mengetuk Pintu Langit, Zikir, Doa dan Amalan Pembuka Rahmat Allah | RBI

Mengetuk Pintu Langit, Zikir, Doa dan Amalan Pembuka Rahmat Allah

Dr. Muhammad An-Nuaim

Rp 46,000   Rp 36,800

Mengenal Pribadi Agung Nabi Muhammad SAW | RBI

Mengenal Pribadi Agung Nabi Muhammad SAW

Imam At-Tirmidzi

Rp 78,000   Rp 62,400

Mengenal dan Mewaspadai Penyimpangan Syi'ah di Indonesia | RBI

Mengenal dan Mewaspadai Penyimpangan Syi'ah di Indonesia

Majelis Ulama Indonesia

Rp 25,000   Rp 20,000