Raudhatul Muhibbin, Taman Orang-orang yang Jatuh Cinta  | RBI

Senin, 17 Desember 2018 Site Map cart RBI

 

Beranda > Sinopsis

Raudhatul Muhibbin, Taman Orang-orang yang Jatuh Cinta  | RBI

Harga:

Rp 115,000

Discount: 20%

Rp: 92,000

Anda Hemat:

Rp 23,000

 

Raudhatul Muhibbin, Taman Orang-orang yang Jatuh Cinta

oleh Ibnu Qayyim al-Jauziyyah

Memahami makna, hakikat, dan tingkatan-tingkatan cinta menurut ajaran Islam, sebagai jalan penyucian jiwa dan penyelamat dari hawa nafsu, untuk menggapai ridha dan cinta Allah s.w.t. serta meraih kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat. Manusia diciptakan memiliki hati sehingga bisa mencintai. Namun, pada saat yang sama, ia juga tak bisa lepas dari hawa nafsu. Hampir mustahil bagi manusia untuk membebaskan diri sepenuhnya dari hawa nafsu.

Oleh karena itu, Allah s.w.t. melengkapi hati dengan fitrah (potensi untuk mengenal-Nya) agar manusia tidak dikendalikan hawa nafsu. Dengan fitrah, selain bisa mengenal Allah, manusia dapat menjalankan perintah-Nya, dan menjauhi larangan-Nya.

Buku ini berbicara tentang cinta sebagai sesuatu yang fitri dalam diri manusia. Cinta tak mungkin disembunyikan, tapi harus diungkapkan. Cinta kepada harta tak mungkin dikekang, tetapi mesti diungkapkan melalui usaha dan kerja yang halal. Cinta kepada kekuasaan juga tak mungkin dihilangkan, namun mesti diungkapkan melalui sikap adil. Cinta kepada lawan jenis pun tak bisa dikesampingkan, tetapi harus diungkapkan melalui pernikahan yang halal. Buku ini menunjukkan bagaimana cara mengungkapkan cinta dan mengendalikan hawa nafsu dengan fitrah sesuai petunjuk-Nya. Sehingga, cinta itu tidak berubah menjadi cinta terlarang, dan akan membawa manusia kepada puncak cinta tertinggi, yaitu cinta Allah dan Rasul-Nya.

-----------------------------------------

Ibnul Qayyim al-Jauziyyah (691 H/1292 M – 751 H/1349 M) Cendekiawan Muslim ini lahir di Damaskus pada tahun 691 H. Terkenal sebagai seorang reformis pemikiran Islam. Murid utama Ibnu Taimiyah ini menguasai beragam bidang ilmu, mulai dari fikih, tafsir, hadis, akhlak, hingga filsafat, kimia, dan astronomi. Sebagian besar karyanya berbicara tentang akhlak, moral, dan penyucian jiwa. Karena itulah, ulama ini sering disebut sebagai "spesialis penyakit hati (the scholar of the heart)." Meski oleh sebagian kalangan ia dipandang sebagai kritikus tasawuf, namun sikap kritisnya itu semata ditujukan kepada ajaran dan praktik tasawuf yang menyimpang dari ajaran al-Qur`an dan sunnah Nabi. Wafat pada tahun 751 H di Damaskus, dan meninggalkan banyak warisan intelektual berupa buku dan tulisan yang hingga saat ini ikut mewarnai arus pemikiran keagamaan di dunia Islam.

ISBN: 978-979-130-355-2

Dimensi: 15.5 x 23.0 cm

Sampul: Soft Cover

Penerbit: Qisthi Press

Share |

Komentar Anda..

DISCOUNT BUKU 30%? Klik di sini

Buku-buku lainnya...

Bangkit dan Runtuhnya Daulah Bani Saljuk | RBI

Bangkit dan Runtuhnya Daulah Bani Saljuk

Prof. DR. Ali Muhammad Ash-Shalabi

Rp 180,000   Rp 144,000

Bangkit dan Runtuhnya Bangsa Mongol | RBI

Bangkit dan Runtuhnya Bangsa Mongol

Prof. DR. Ali Muhammad Ash-Shalabi

Rp 145,000   Rp 116,000

Bahaya Penyimpangan Seksual | RBI

Bahaya Penyimpangan Seksual

Jamal bin Abdurrahman bin Ismail

Rp 30,000   Rp 22,500

Bahaya Lisan | RBI

Bahaya Lisan

Imam Al-Ghazali

Rp 39,000   Rp 31,200

Bahaya Islam Jama'ah Lemakri LDII | RBI

Bahaya Islam Jama'ah Lemakri LDII

Tim LPPI

Rp 49,900   Rp 39,920

Bahagianya Merayakan Cinta (SC) | RBI

Bahagianya Merayakan Cinta (SC)

Salim A. Fillah

Rp 94,000   Rp 75,200

Bahagianya Merayakan Cinta (HC) | RBI

Bahagianya Merayakan Cinta (HC)

Salim A. Fillah

Rp 120,000   Rp 96,000

Bagaimana Menolak Sihir dan Kesurupan Jin | RBI

Bagaimana Menolak Sihir dan Kesurupan Jin

Ali Murtadha As-Sayyid

Rp 48,500   Rp 38,800

Bagaimana Menjadi Wanita? | RBI

Bagaimana Menjadi Wanita?

DR. Sa'ad Riyadh

Rp 43,500   Rp 34,800