Raudhatul Muhibbin, Taman Orang-orang yang Jatuh Cinta  | RBI

Sabtu, 16 Februari 2019 Site Map cart RBI

 

Beranda > Sinopsis

Raudhatul Muhibbin, Taman Orang-orang yang Jatuh Cinta  | RBI

Harga:

Rp 115,000

Discount: 20%

Rp: 92,000

Anda Hemat:

Rp 23,000

 

Raudhatul Muhibbin, Taman Orang-orang yang Jatuh Cinta

oleh Ibnu Qayyim al-Jauziyyah

Memahami makna, hakikat, dan tingkatan-tingkatan cinta menurut ajaran Islam, sebagai jalan penyucian jiwa dan penyelamat dari hawa nafsu, untuk menggapai ridha dan cinta Allah s.w.t. serta meraih kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat. Manusia diciptakan memiliki hati sehingga bisa mencintai. Namun, pada saat yang sama, ia juga tak bisa lepas dari hawa nafsu. Hampir mustahil bagi manusia untuk membebaskan diri sepenuhnya dari hawa nafsu.

Oleh karena itu, Allah s.w.t. melengkapi hati dengan fitrah (potensi untuk mengenal-Nya) agar manusia tidak dikendalikan hawa nafsu. Dengan fitrah, selain bisa mengenal Allah, manusia dapat menjalankan perintah-Nya, dan menjauhi larangan-Nya.

Buku ini berbicara tentang cinta sebagai sesuatu yang fitri dalam diri manusia. Cinta tak mungkin disembunyikan, tapi harus diungkapkan. Cinta kepada harta tak mungkin dikekang, tetapi mesti diungkapkan melalui usaha dan kerja yang halal. Cinta kepada kekuasaan juga tak mungkin dihilangkan, namun mesti diungkapkan melalui sikap adil. Cinta kepada lawan jenis pun tak bisa dikesampingkan, tetapi harus diungkapkan melalui pernikahan yang halal. Buku ini menunjukkan bagaimana cara mengungkapkan cinta dan mengendalikan hawa nafsu dengan fitrah sesuai petunjuk-Nya. Sehingga, cinta itu tidak berubah menjadi cinta terlarang, dan akan membawa manusia kepada puncak cinta tertinggi, yaitu cinta Allah dan Rasul-Nya.

-----------------------------------------

Ibnul Qayyim al-Jauziyyah (691 H/1292 M – 751 H/1349 M) Cendekiawan Muslim ini lahir di Damaskus pada tahun 691 H. Terkenal sebagai seorang reformis pemikiran Islam. Murid utama Ibnu Taimiyah ini menguasai beragam bidang ilmu, mulai dari fikih, tafsir, hadis, akhlak, hingga filsafat, kimia, dan astronomi. Sebagian besar karyanya berbicara tentang akhlak, moral, dan penyucian jiwa. Karena itulah, ulama ini sering disebut sebagai "spesialis penyakit hati (the scholar of the heart)." Meski oleh sebagian kalangan ia dipandang sebagai kritikus tasawuf, namun sikap kritisnya itu semata ditujukan kepada ajaran dan praktik tasawuf yang menyimpang dari ajaran al-Qur`an dan sunnah Nabi. Wafat pada tahun 751 H di Damaskus, dan meninggalkan banyak warisan intelektual berupa buku dan tulisan yang hingga saat ini ikut mewarnai arus pemikiran keagamaan di dunia Islam.

ISBN: 978-979-130-355-2

Dimensi: 15.5 x 23.0 cm

Sampul: Soft Cover

Penerbit: Qisthi Press

Share |

Komentar Anda..

DISCOUNT BUKU 30%? Klik di sini

Buku-buku lainnya...

Manusia Teragung Sepanjang Masa Muhammad Saw | RBI

Manusia Teragung Sepanjang Masa Muhammad Saw

Hisyam Muhammad Sa'id Barghisy

Rp 30,000   Rp 24,000

Manajemen Qalbu | RBI

Manajemen Qalbu

Ibnu Qayyim al-Jauziyyah

Rp 88,000   Rp 70,400

Malam Pertama di Alam Kubur | RBI

Malam Pertama di Alam Kubur

Muhammad Husain Ya'qub

Rp 39,000   Rp 31,200

Makin Sehat dengan Jilbab | RBI

Makin Sehat dengan Jilbab

Mh. Hanun Siregar

Rp 22,000   Rp 17,600

Mahkota Pengantin, Bingkisan Istimewa untuk Suami Istri | RBI

Mahkota Pengantin, Bingkisan Istimewa untuk Suami Istri

Majdi bin Mansur bin Sayyid asy-Syuri

Rp 82,000   Rp 65,600

Madarijus Salikin | RBI

Madarijus Salikin

Ibnu Qayyim al-Jauziyyah

Rp 110,000   Rp 88,000

Lentera Ukhuwah | RBI

Lentera Ukhuwah

Dr. H. Miftah Faridl

Rp 55,000   Rp 46,750

Lembaga Hidup | RBI

Lembaga Hidup

Prof. Dr. Hamka

Rp 70,000   Rp 56,000

Lembaga Budi | RBI

Lembaga Budi

Prof. Dr. Hamka

Rp 50,000   Rp 40,000