Raudhatul Muhibbin, Taman Orang-orang yang Jatuh Cinta  | RBI

Sabtu, 24 Februari 2018 Site Map cart RBI

 

Beranda > Sinopsis

Raudhatul Muhibbin, Taman Orang-orang yang Jatuh Cinta  | RBI

Harga:

Rp 115,000

Discount: 20%

Rp: 92,000

Anda Hemat:

Rp 23,000

 

Raudhatul Muhibbin, Taman Orang-orang yang Jatuh Cinta

oleh Ibnu Qayyim al-Jauziyyah

Memahami makna, hakikat, dan tingkatan-tingkatan cinta menurut ajaran Islam, sebagai jalan penyucian jiwa dan penyelamat dari hawa nafsu, untuk menggapai ridha dan cinta Allah s.w.t. serta meraih kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat. Manusia diciptakan memiliki hati sehingga bisa mencintai. Namun, pada saat yang sama, ia juga tak bisa lepas dari hawa nafsu. Hampir mustahil bagi manusia untuk membebaskan diri sepenuhnya dari hawa nafsu.

Oleh karena itu, Allah s.w.t. melengkapi hati dengan fitrah (potensi untuk mengenal-Nya) agar manusia tidak dikendalikan hawa nafsu. Dengan fitrah, selain bisa mengenal Allah, manusia dapat menjalankan perintah-Nya, dan menjauhi larangan-Nya.

Buku ini berbicara tentang cinta sebagai sesuatu yang fitri dalam diri manusia. Cinta tak mungkin disembunyikan, tapi harus diungkapkan. Cinta kepada harta tak mungkin dikekang, tetapi mesti diungkapkan melalui usaha dan kerja yang halal. Cinta kepada kekuasaan juga tak mungkin dihilangkan, namun mesti diungkapkan melalui sikap adil. Cinta kepada lawan jenis pun tak bisa dikesampingkan, tetapi harus diungkapkan melalui pernikahan yang halal. Buku ini menunjukkan bagaimana cara mengungkapkan cinta dan mengendalikan hawa nafsu dengan fitrah sesuai petunjuk-Nya. Sehingga, cinta itu tidak berubah menjadi cinta terlarang, dan akan membawa manusia kepada puncak cinta tertinggi, yaitu cinta Allah dan Rasul-Nya.

-----------------------------------------

Ibnul Qayyim al-Jauziyyah (691 H/1292 M – 751 H/1349 M) Cendekiawan Muslim ini lahir di Damaskus pada tahun 691 H. Terkenal sebagai seorang reformis pemikiran Islam. Murid utama Ibnu Taimiyah ini menguasai beragam bidang ilmu, mulai dari fikih, tafsir, hadis, akhlak, hingga filsafat, kimia, dan astronomi. Sebagian besar karyanya berbicara tentang akhlak, moral, dan penyucian jiwa. Karena itulah, ulama ini sering disebut sebagai "spesialis penyakit hati (the scholar of the heart)." Meski oleh sebagian kalangan ia dipandang sebagai kritikus tasawuf, namun sikap kritisnya itu semata ditujukan kepada ajaran dan praktik tasawuf yang menyimpang dari ajaran al-Qur`an dan sunnah Nabi. Wafat pada tahun 751 H di Damaskus, dan meninggalkan banyak warisan intelektual berupa buku dan tulisan yang hingga saat ini ikut mewarnai arus pemikiran keagamaan di dunia Islam.

ISBN: 978-979-130-355-2

Dimensi: 15.5 x 23.0 cm

Sampul: Soft Cover

Penerbit: Qisthi Press

Share |

Komentar Anda..

DISCOUNT BUKU 30%? Klik di sini

Buku-buku lainnya...

Hidup Sesudah Mati | RBI

Hidup Sesudah Mati

Bey Arifin

Rp 99,500   Rp 74,625

Hidup Sehat Dengan Shalat | RBI

Hidup Sehat Dengan Shalat

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin

Rp 54,500   Rp 43,600

Hidup Sehat ala Rasulullah, Jangan Mau Jadi Manusia Karatan | RBI

Hidup Sehat ala Rasulullah, Jangan Mau Jadi Manusia Karatan

dr. Zaidul Akbar

Rp 49,000   Rp 41,650

Hati Sebening Mata Air | RBI

Hati Sebening Mata Air

Amru Khalid

Rp 49,000   Rp 39,200

Haruskah Setiap Muslim Bermadzhab? | RBI

Haruskah Setiap Muslim Bermadzhab?

Muhammad Sulthan al-Ma痴humi al-Makki

Rp 15,000   Rp 12,000

Harta Haram Muamalat Kontemporer | RBI

Harta Haram Muamalat Kontemporer

Dr. Erwandi Tarmizi, MA

Rp 130,000   Rp 104,000

Happy Ending Full Barokah | RBI

Happy Ending Full Barokah

Solikhin Abu Izzuddin

Rp 48,000   Rp 38,400

Hanya Islam, Bukan Wahhabi: Mengurai Fitnah Menegakkan Sunnah | RBI

Hanya Islam, Bukan Wahhabi: Mengurai Fitnah Menegakkan Sunnah

Prof. Dr. Nashir bin Abdul Karim Al-'Aql

Rp 92,000   Rp 73,600

HALAL HARAM Dalam Islam | RBI

HALAL HARAM Dalam Islam

Dr. Yusuf Al-Qaradhawi

Rp 125,000   Rp 100,000