Raudhatul Muhibbin, Taman Orang-orang yang Jatuh Cinta  | RBI

Jumat, 14 Desember 2018 Site Map cart RBI

 

Beranda > Sinopsis

Raudhatul Muhibbin, Taman Orang-orang yang Jatuh Cinta  | RBI

Harga:

Rp 115,000

Discount: 20%

Rp: 92,000

Anda Hemat:

Rp 23,000

 

Raudhatul Muhibbin, Taman Orang-orang yang Jatuh Cinta

oleh Ibnu Qayyim al-Jauziyyah

Memahami makna, hakikat, dan tingkatan-tingkatan cinta menurut ajaran Islam, sebagai jalan penyucian jiwa dan penyelamat dari hawa nafsu, untuk menggapai ridha dan cinta Allah s.w.t. serta meraih kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat. Manusia diciptakan memiliki hati sehingga bisa mencintai. Namun, pada saat yang sama, ia juga tak bisa lepas dari hawa nafsu. Hampir mustahil bagi manusia untuk membebaskan diri sepenuhnya dari hawa nafsu.

Oleh karena itu, Allah s.w.t. melengkapi hati dengan fitrah (potensi untuk mengenal-Nya) agar manusia tidak dikendalikan hawa nafsu. Dengan fitrah, selain bisa mengenal Allah, manusia dapat menjalankan perintah-Nya, dan menjauhi larangan-Nya.

Buku ini berbicara tentang cinta sebagai sesuatu yang fitri dalam diri manusia. Cinta tak mungkin disembunyikan, tapi harus diungkapkan. Cinta kepada harta tak mungkin dikekang, tetapi mesti diungkapkan melalui usaha dan kerja yang halal. Cinta kepada kekuasaan juga tak mungkin dihilangkan, namun mesti diungkapkan melalui sikap adil. Cinta kepada lawan jenis pun tak bisa dikesampingkan, tetapi harus diungkapkan melalui pernikahan yang halal. Buku ini menunjukkan bagaimana cara mengungkapkan cinta dan mengendalikan hawa nafsu dengan fitrah sesuai petunjuk-Nya. Sehingga, cinta itu tidak berubah menjadi cinta terlarang, dan akan membawa manusia kepada puncak cinta tertinggi, yaitu cinta Allah dan Rasul-Nya.

-----------------------------------------

Ibnul Qayyim al-Jauziyyah (691 H/1292 M – 751 H/1349 M) Cendekiawan Muslim ini lahir di Damaskus pada tahun 691 H. Terkenal sebagai seorang reformis pemikiran Islam. Murid utama Ibnu Taimiyah ini menguasai beragam bidang ilmu, mulai dari fikih, tafsir, hadis, akhlak, hingga filsafat, kimia, dan astronomi. Sebagian besar karyanya berbicara tentang akhlak, moral, dan penyucian jiwa. Karena itulah, ulama ini sering disebut sebagai "spesialis penyakit hati (the scholar of the heart)." Meski oleh sebagian kalangan ia dipandang sebagai kritikus tasawuf, namun sikap kritisnya itu semata ditujukan kepada ajaran dan praktik tasawuf yang menyimpang dari ajaran al-Qur`an dan sunnah Nabi. Wafat pada tahun 751 H di Damaskus, dan meninggalkan banyak warisan intelektual berupa buku dan tulisan yang hingga saat ini ikut mewarnai arus pemikiran keagamaan di dunia Islam.

ISBN: 978-979-130-355-2

Dimensi: 15.5 x 23.0 cm

Sampul: Soft Cover

Penerbit: Qisthi Press

Share |

Komentar Anda..

DISCOUNT BUKU 30%? Klik di sini

Buku-buku lainnya...

Taman Orang-Orang Jatuh Cinta dan Memendam Rindu | RBI

Taman Orang-Orang Jatuh Cinta dan Memendam Rindu

Ibnu Qayyim al-Jauziyyah

Rp 58,000   Rp 46,400

Tak Goyah Diterpa Badai | RBI

Tak Goyah Diterpa Badai

Dr. H. Miftah Faridl

Rp 62,900   Rp 50,320

Tajwid Lengkap Asy-Syafii | RBI

Tajwid Lengkap Asy-Syafii

Abu Ya'la Kurnaedi, Lc

Rp 120,000   Rp 96,000

Tafsir Sesat: 58 Essai Kritis Wacana Islam Di Indonesia | RBI

Tafsir Sesat: 58 Essai Kritis Wacana Islam Di Indonesia

Fahmi Salim, M.A.

Rp 95,000   Rp 76,000

Tafsir Muyassar | RBI

Tafsir Muyassar

Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh

Rp 300,000   Rp 240,000

Tafsir Ibnu Katsir [Jilid 1-10] | RBI

Tafsir Ibnu Katsir [Jilid 1-10]

Dr. Abdullah bin Muhammad bin Abdurrahman bin Ishaq Alu

Rp 1,300,000   Rp 1,040,000

Tafsir Ayat-Ayat Ahkam | RBI

Tafsir Ayat-Ayat Ahkam

Syaikh Ahmad M. Al-Hushari

Rp 82,000   Rp 65,600

Tafsir Al-Azhar [Jilid 1-9] | RBI

Tafsir Al-Azhar [Jilid 1-9]

Prof. Dr. Hamka

Rp 2,475,000   Rp 1,980,000

Tabarruk Memburu Berkah, Sepanjang Masa di Seluruh Dunia | RBI

Tabarruk Memburu Berkah, Sepanjang Masa di Seluruh Dunia

DR. Nashir bin Abdurrahman bin Muhammad al-Judai

Rp 120,000   Rp 60,000